Catatan Ngaji Alfi, Tips Alfi

NGOSEK WC, YOOKK!

Ngosek WC..?? Helllooo fi, elu waras kan? Lagi gak panas atau apa kan?

Ohh yaya tauu, kamu pasti lagi dihukum sama Bapak kan ya, suruh ngosek WC? Biasa kan Bapak suka hukum-menghukum dengan hukuman ngosek WC, nah pasti kamu lagi habis melakukan kesalahan.

Apaan sih kalian ini.. Alfi nggak lagi gile, nggak lagi kumat, nggak lagi suwung, dan nggak melakukan kesalahan apapun jadi juga nggak lagi dihukum Bapak buat ngosek WC. Alfi 100% dalam keadaan sadar, waras, sehat, dan compos mentis dengan GCS 15 insyaAllah.

Terus kalo kamu compos mentis ngapain ngajak-ngajak buat ngosek WC? Dasar suwungan..

Hmmm.. Okee deh.. lets we talk about per-WC-an

Menurut kamus istilah yang diangan-angan
oleh Fitri Alfiana, 2018, WC adalah singkatan dari Wadah Cemplung. Menurut Alfiana, wadah cemplung merupakan tempat termudah untuk membuang sisa-sisa pencernaan tubuh yang tidak lagi digunakan atau istilah medis menyebutnya feses. Selain untuk menyemplungkan feses, dewasa ini WC acap kali digunakan untuk membuang mantan ataupun calon bribikan.

Hampir setiap hari kita memanfaatkan eksistensi dari Wadah Cemplung ini. Lebih beruntung lagi apabila kita memang sudah mempunyai jadwal meeting dengannya, itu akan membuat hormon bahagia kita meningkat drastis, lebih-lebih jika kita meeting di pagi hari, itu akan menjadikan hari kita lebih menyenangkan tanpa terbebani jadwal meeting yang terlambat.

Dibalik jadwal meeting kita yang sangat rutin dengan Wadah Cemplung, ternyata WC mengalami permasalahan yang ditimbulkan dari pertemuan-pertemuannya dengan kita. Permasalahannya adalah kita dengan cepat meninggalkannya tanpa memberi kenangan yang indah dengannya. Kita hanya memberi apa yang kita inginkan saja, kita hanya menyemplungkan sisa pencernaan tubuh kita namun lupa untuk memberi kebaikan pada wadah cemplung, yaitu membersihkannya.

Wadah cemplung ingin sekali apabila meeting selesai, kita memberi sentuhan mesra padanya, ingin sekali dia mendapat rasa geli dari sikat yang kita mainkan. Ingin sekali dia berlama-lama bermain bersama dengan sikat yang kita mainkan. Kalaupun setelah meeting kita terburu-buru untuk segera melakukan aktivitas lainnya, maka tidak mengapa jika wadah cemplung bercanda dengan sikat kita barang satu minggu sekali. Satu minggu sekali untuk meeting setiap hari itu cukup untuk menghiburnya.

Yaaa.. wadah cemplung hanya ingin kita bermain dengannya bersama sikat. Kita membersihkannya. Kita yang menggunakannya, maka kita pula yang harus membersihkannya. Kita mungkin tetap bisa melakukan meeting dengan WC yang kurang bersih, tapi itu akan menimbulkan resiko kesehatan yang tinggi. WC yang kurang bersih akan menimbulkan banyak kuman penyebab penyakit. Lebih-lebih WC yang dipakai lebih dari satu orang, misalnya di tempat kos, kontrakan, atau WC umum.
Mungkin kita merasa malas dan jijik untuk membersihkan WC yang sudah kotor. Akan tetapi, apabila kita terus menerus membiarkan WC dalam keadaan kotor, maka yaa akan semakin kotor, makin sulit dibersihkan, akan menimbulkan plak, dan kita semakin malas dan jijik.

Cobalah untuk sekali waktu benar-benar menahan diri untuk mau membersihkan WC hingga benar-benar bersih. Kita dapat membersihkan WC dengan bantuan sikat dan obat pembersih khusus. Untuk sikat gunakanlah dua tipe sikat WC, kotak dan bulat. Tipe yang kotak ini kita gunakan untuk menyikat sisi-sisi WC dan lantai kamar mandi. Tipe yang bulat kita gunakan untuk membersihkan lubang WC. Apabila kita merasa jijik, kita dapat menggunakan sarung tangan khusus air dan masker penutup wajah. Selain menghindarkan rasa jijik, penggunaan sarung tangan dan masker juga dapat mencegah diri kita dari paparan kuman berbahaya. Kalau untuk obat pembersih, gunakan saja yang sudah ada di pasaran. Tapi kalo Alfi sendiri punya banyak review tentang obat pembersih WC, maklumm lah dulu Alfi dapet tugas jadi tukang bersih-bersih asrama.

Kalau kata Ustadz Eko, ustadz Alfi di SMA dulu, kalau ingin melihat kebersihan rumah seseorang atau kebersihan diri seseorang maka lihatlah kamar mandinya. Jika kamar mandinya bersih maka semuanya pasti juga bersih. Nasihat ini selalu Alfi ingat-ingat hingga saat ini.
Setelah WC bersih total, maka hal penting selanjutnya adalah menjaga kebersihan WC di setiap harinya. Hal ini mudah dilakukan namun perlu adanya konsistensi dan kesabaran. Yaitu apabila kita setelah selesai menggunakan WC, kita langsung menyikatnya, baik terlihat kotor ataupun masih bersih. Karena jika kita harus menunggu kotor maka kita akan menjadi malas untuk membersihkannya dan harus mengeluarkan banyak tenaga untuk membersihkannya. Namun, jika kita setiap hari sudah menyikatnya, maka kita tidak perlu repot untuk capek membersihkannya, karena membersihkan sesuatu yang tidak terlalu kotor itu cepat saja, mungkin hanya 1-2 menit.

Sebagai seorang muslim yang sudah 17+, kesadaran membersihkan WC, kamar mandi, dan bak air ini perlu kita tingkatkan. Lebih-lebih jika kita seorang muslimah, kesadaran dan kemauan harus berlipat-lipat dari seorang muslim. Membersihkan pertoiletrisan ini penting dilakukan karena untuk menjaga kesehatan diri kita. Dengan kamar mandi yang bersih maka dapat mencegah kuman-kuman penyebab penyakit. Oleh karenanya, membersihkan kamar mandi sangat dianjurkan di dunia kesehatan.

Selain dianjurkan oleh dunia kesehatan, ternyata kebersihan juga sangat dianjurkan oleh Islam. Menjaga kebersihan adalah salah satu cabang keimanan. Dalam hadits disebutkan bahwa, kebersihan adalah sebagian dari iman. Menjaga kebersihan adalah representasi dari keimanan yang ada di hati kita. Orang yang sungguh-sungguh dalam keimanannya maka ia akan menjaga kebersihan diri dan lingkungannya pula. Orang yang senantiasa menjaga kebersihan pasti bukanlah orang yang pemalas, pasti orang yang rajin. Orang yang tidak pemalas pasti akan menggunakan waktunya dengan baik, terutama untuk mendekatkan dirinya pada Allah SWT. Itulah mengapa menjaga kebersihan dijadikan cabang dari
keimanan.

Jadi insyaAllah apabila kita rajin dalam membersihkan kamar mandi dan WC maka disitu tercermin keimanan yang kuat pula. Dan jangan khawatir, tenaga yang kita keluarkan untuk membersihkan wadah cemplung pasti akan dinilai kebaikan oleh Allah.

Nah, sekarang kita cek kamar mandi dan wadah cemplung di tempat kita tinggal, baik di rumah, di kos, ataupun di kontrakan? Sudahkah bersih atau masih kotor? Kinclong atau banyak plak-plak kuning? Apakah lantainya licin hingga kadang kita kepleset sendiri?

Yukkk.. kencangkan ikat pinggang, singsingkan lengan, masuk kamar mandu, ambil sikat, semprottt pake prostekk atau harpic.. dannn SERBUUUU!!

Semoga jadi betah untuk berlama-lama meeting dengan Wadah Cemplung yang Reborn jadi kinclong.

The Real Muslimah ituu yang hobinya bersihin WC, HAHA

Semoga bermanfaat 🙂

Ngalas, 17 Maret 2018
Alfiana Fi

PS: Tulisan ini terinspirasi dari keseharian Alfi melihat Ibuk yang sensitipp banget kalo lihat WC kotor, dari Ustadz Eko, dan dari WC-WC yang pernah Alfi gunakan selama 19 tahun ini. Dulu pernah ngurusin 13an WC diasrama, bukan Alfi semua yg bersihin, tp Alfi jadi tukang komen, dan yang nyuruh-nyuruh temen-temen buat ngebersihin. hehe. Tp ciyus, itu adalah amanah ter ter ter sejauh ini.
Picture from google

About Author

Welcome my blog! Ini cuman blog happy-happy yaa teman-teman. Semoga apa-apa yg kita lakukan, termasuk aku menulis dan teman-temab membaca di blog ini tercatat kebaikan yang dapat mendekatkan kita pada Ridho-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *